Tentang Mendung di Bulan Juli ~


Assalam'mualaikum Pak
Bulan juli sudah berlalu
Lebaran Idul Fitri kami lalui tanpa kehadiranmu
Sekarang sudah genap sebulan Bapak kembali kepangkuan Ilahi.

Ini ucapan dari Pak Bupati Pak
Tembilahan, Jum'at, 1 Juli 2016
(26 Ramadhan 1437 H)









Ini dari Teman Karib Bapak, yang paling Bapak Banggakan


Sebelumnya sempat ada upacara pelepasan Jenazah Bapak

Sejak hari itu Bapak dibawa pergi, dan tak pernah lagi kembali


Baju Terakhir yang Bapak Pakai, Aroma tubuhnya masih tersisa,
tapi terpaksa digunting karena susah waktu dibuka :(

Lebaran Idul Fitri 2015 dan 2016 :(
Baru sekali seumur hidup Aku lihat Abang menangis sampai tersedu

Bapak tauu??
Bulan juli kali ini terasa berat untuk kami,
Berat sekali rasanya melalui hari2 tanpamu,
Berat rasanya kehilangan orang yang paling dicintai,
Kadang kami tak kuasa menahan haru,
Dimanapun kami bisa saja menangis tak tentu,
Tengah malam bisa tiba2 terbangun dari tidur dan langsung menangis karena rindu...
Rinduu sekali ingin bertemu denganm

Seumur hidup kami,
ini bulan termellow yang kami lalui,
Hampir setiap hari ada air mata yang tumpah karena tak kuasa menahan pilu,
Pedih menusuk kalbu.

Tapi ternyta hari ini pun berlalu,
Do'a yang sama setiap hari selalu dipanjatkan dalam sujudku,
Semoga diberi ketabahan dan kekuatan menghadapi setiap cobaan dan kejadian dalam hidup ini, semoga tetap kuat, apapun yang terjadi.

Yang paling membuat kami rapuh melihat keadaan Mamak setelah kepergianmu,
Aku jadi tau,
Ternyata salah satu kesedihan terbesar itu saat kehilangan pasangan jiwa,
kehilangan jodoh yang paling dicinta.

Mamak lemah Pak,
Tapi setiap hari selalu berusaha bangkit untuk lebih kuat.
Cuma satu motivasinya, mau sehat dan kuat demi anak2,
menuntun kami agar bisa terus berdo'a untukmu.

Kadang sebagai manusia biasa kami lupa,
Bahwa Bapak sebenar2nya milik Allah,
Yang hanya dipinjamkan untuk menjaga kami sementara di dunia,
Allah lebih berhak atas diri Bapak dan Kapapun bisa Allah panggil, kalau memang sudah waktunya kembali.
Untuk itu kami belajar ikhlas merelakan Bapak pergi.


Kita akan selalu bersama,
Tidak pun di dunia, tapi dalam do'a-do'a.





Kami Sayang Bapak,
Tapi Allah jauh lebih Sayang.

Kami bukan hendak meratapi kepergianmu,
Sungguh dalam hati yang terdalam kami kuatkan hati untuk menjalani takdir ini.
Walau semuanya tak mudah,
Kami yakin pasti bisa melaluinya
dan hanya butuh sedikit waktu lagi agar mendung dan kelabu ini segera berlalu

"Bukan tanpa alasan Allah memisahkan kita, selalu ada hikmah dari setiap kejadian,
Yakinlah, Allah telah siapkan rencana baik untuk kita nantinya."


Teruslah bersabar tanpa batas ~

Kepada setiap do'a dan air mata yang tumpah, ku titipkan rindu padamu
Semua kebaikan hati dan kenangan tentangmu sudah terpatri dalam ingatan kami
Walau nantii raga termakan usia,
Dan kami tak mampu mengingat apa-apa
Bapak tetaplah lelaki panutan yang paling kami cinta di dunia

Tugasmu di dunia telah usai,
Sebagai Anak,
Sebagai Adik,
Sebagai Suami,
Sebagai Bapak,
Sebagai Atuk yang paling kami cintai.. Terima kasih sudah menjalankan tugas2mu dengan baik di dunia,
Terima kasih Allah telah pilihkan Bapak jadi orang yang paling berarti di hidup kami.

Terima kasih telah menjadi guru dalam hidupku,
Guru pertama yang semangat mengajarkanku menulis dan membaca sedari kecil dahulu,
Tulisan ini sebagai bukti betapa Aku bangga jadi muridmu,
Guru besarku.

Terima Kasih kemarin sempat datang lagi melepas kerinduan ini,
walau hanya sebentar di dalam mimpi.

My First Love, Bapak ~

Akan selalu kutuliskan bait2 kata jika tak mampu lagi ku bendung rindu ini.

Bapak,
I Love You.

*walau seumur hidup tak pernah kunyatakan langsung, pasti Bapak tau betapa aku mencintaimu sedalam ini


Innalillahiwainnailaihiroji'un..

Bapak kami yang tercinta
"Kafrawi Abidin Bin H. Zainal Abidin"
(Perigi Raja, 1 Oktober 1958 - Tembilahan, 1 Juli 2016)


Kami semua sayang Bapak karena Allah.
Insha Allah kami semakin hari semakin tabah.
Allahhuma firlahu warhamhu, waafihi wafuanhu.
Alfatihah ~



#Tulisan ini untuk cinta pertamaku,
Lelaki yang mengajarkan Aku arti cinta sesungguhnya,
Bapak patah hati terbaiku 💔


https://www.instagram.com/p/BHU6kjGhiY9/
https://www.instagram.com/p/BIFjn-gBdHt/
https://www.instagram.com/p/BIcFkFPhDwR/

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

1 komentar:

Nurlela Sihombing mengatakan...

I know this posting write with heart, Iam cry when read your story of lost.

Saya belum pernah kehilangan sedalam ini, tapi suatu hari nanti aku harus siap. Siap dalam ketidaksiapan ku. 😢

God bless us yaa..

Poskan Komentar